Jumat, 04 April 2014

Mengenal Komponen Komputer (RAM, dan Lain-lain)

Hai sobat semua postingan kali ini hanya melanjutkan postingan yang tadi siang ya, dikarenakan tadi waktu nya mepet, jadi saya sambungkan lagi postingan mengenal komputer dengan komponen lainnya, yaitu : RAM, Heatsink, Power Supply, dan Motherboard. ok deh, lansung aja ya, berikut cuplikannya ..

3. RAM (Random Acces Memory) & ROM (Read Only Memory)
RAM adalah Suatu hardware Komputer yang berfungsi menyimpan berbagai data dan instruksi program, isi dari RAM dapat diakses secara random atau tidak mengacu pada pengaturan letak data. Data di dalam RAM bersifat sementara, dengan kata lain data yang tersimpan akan hilang jika komputer dimatikan atau catu daya (Power Supply) yang terhubung ke komputer dicabut. RAM juga berfungsi untuk mempercepat kinerja kerja komputer, semakin besar RAM yang kita pasang ke komputer, semakin cepat pula kinerja komputer tersebut, ukuran besara RAM adalah Mega byte sampai Giga Byte, dari ukuran 128MB, 256MB, 512MB, 1GB, 2GB, dan lain-lain. RAM mempunyai banyak jenis mulai dari :
JENIS-JENIS RAM
Berdasarkan cara kerja:
1. Dynamic RAM (DRAM)
*FastPage Mode DRAM (FPM DRAM)
* Extended Data Output DRAM (EDO DRAM)
* Synchronous DRAM (SDRAM)
* Rambus DRAM (RDRAM)
* Double Data Rate SDRAM (DDR SDRAM) (DDR1, DDR2, DDR3)
* Untuk video :
1. Video RAM (VRAM)
2. Windows RAM (WRAM)
3. Synchronous  Graphic RAM (SGRAM)
2. Static RAM (SRAM)

ROM mempunyai tugas untuk menyimpan program yang sifatnya tetap atau permanen, tidak tergantung pada keberadaan arus listrik (nonvolatile), dan program yang tersimpan dalam ROM mempunyai sifat hanya bisa dibaca oleh para pengguna komputer. Menyimpan data pada ROM tidak dapat dilakukan dengan mudah, namun membaca data dari ROM dapat dilakukan dengan mudah. Biasanya program / data yang ada dalam ROM ini diisi oleh pabrik yang membuatnya. Oleh karena sifat ini, ROM biasa digunakan untuk menyimpan firmware (perangkat lunak yang berhubungan erat dengan perangkat keras).
ROM modern didapati dalam bentuk IC, persis seperti medium penyimpanan/memori lainnya seperti RAM. Untuk membedakannya perlu membaca teks yang tertera pada IC-nya. Biasanya dimulai dengan nomer 27xxx, angka 27 menunjukkan jenis ROM , xxx menunjukkan kapasitas dalam kilo bit ( bukan kilo byte )Data-data biasanya sudah terisi dan disediakan oleh pabrik perakitnya. Contoh data-data ROM yang sering muncul adalah saar komputer dihidupkan maka akan terbaca semua konfigurasi perangkat yang terintegrasi dalam komputer tersebut.
Isi data pada ROM misalnya adalah program Basic Input Output System (BIOS), yang berfungsi untuk mengendalikan perpindahan data antar mikroprosesor ke komponen lain yang meliputi keyboard, monitor, printer, dan lainnya. Program BIOS juga mempunyai fungsi self diagnostic, atau memeriksa kondisi yang ada dalam dirinya yang dinamakan Power on Self Test (POST).
  • Jenis-jenis ROM
1. Mask ROM
Mask ROM adalah ROM yang tidak bisa ditulis ulang (non-flashable) sehingga tidak dapat di up-grade.
2. PROM (Programmable Read-Only Memory)
PROM merupakan sebuah chip memory yang hanya dapat diisi data satu kali saja. Sekali saja program dimasukkan ke dalam sebuah PROM, maka program tersebut akan berada pada PROM seterusnya.
3. EPROM (Erasable Programmable Read-Only Memory)
EPROM (Erasable Programmable Read Only Memory) adalah sebuah ROM yang dapat diprogram ulang dan dihapus. Berdasarkan proses pengisiannya terdapat dua jenis EPROM, yaitu UV EPROM dan EEPRb OM. UV EPROM (Ultraviolet EPROM) membutuhkan cahaya ultraviolet untuk menghapus data yang ada di dalamnya, sedangkan EEPROM (Electrical EPROM) yang hanya menggunakan aliran listrik saja dalam menghapus atau mem-program ulang isinya.
4. EEPROM ( Electrically Erasable Programmable Read-Only Memory)
EEPROM merupakan kependekan dari Electrically Erasable Programmable Read-Only Memory. EEPROM adalah tipe khusus dari PROM (Programmable Read-Only Memory ) yang bisa dihapus dengan memakai perintah elektris.
PERBEDAAN RAM dan ROM
Read Only Memory (ROM), berfungsi untuk menyimpan pelbagai program yang berasal dari pabrik komputer. Sesuai dengan namanya, ROM (Read Only Memory), maka program yang tersimpan didalam ROM, hanya bisa dibaca oleh parapemakai.
Random Access Memory (RAM), merupakan bagian memory yang bisa digunakan oleh para pemakai untuk menyimpan program dan data.
ROM bisa diibaratkan sebuah tulisan yang sudah tercetak, dimana pemakai hanya bisa melakukan pembacaan data yang ada didalamnya tanpa bisa melakukan perubahan apapun pada tulisan yang ada. ROM biasanya berisi instruksi/program khusus yang bisa digunakan pemakai untuk memanfaatkan komputer secara maksimal.

4. heatsink (Kipas pendingin Processor) 
Heatsink merupakan kipas pendingin processor yang berfungsi untuk mengeluarkan uap panas pada processor dan menggantinya dengan udara segar agar suatu komputer tetap terjaga suhunya dalam keadaan normal dan tidak melebihi suhu biasanya. tetapi fungsi itu dapat terganggu oleh debu yang menempel pada baling-baling kipas pendingin Processor. Debu tersebut sedikit demi sedikit akan mengurangi kinerja kipas pendingin tersebut karena semakin banyak debu yang menempel maka akan semakin berat putaran pada kipas pendingin. Oleh karena itu diperlukan perawatan secara rutin untuk membersihkan debu yang menempel pada kipas pendingin Processor, setidak nya jika terlihat sudah ada debu yang menempel, segera bersihkan dengan kuas, atau dengan alat yang lainnya.

5. Power Supply 
 
Power Supply adalah Suatu Hardware (Perangkat Keras) yang berfungsi untuk mengalirkan arus listrik ke suatu komputer, yang terutama adalah mainboard karena seluruh komponen komputer berhubungan langsung dengan mainboard. Dalam arti lain Power Supply berfungsi untuk mengubah tegangan dari arus AC menjadi tegangan DC, itu di karenakan hardware di dalam komputer hanya dapat beroperasi dengan arus DC.

Jenis konektor kabel Power Supply
  1. Konektor 20/24 pin ATX Motherboard
  2. Konektor 4 pin peripheral power (untuk periferal seperti Hardisk, CD-ROM, Kipas)
  3. Konektor 4/8 pin 12V (untuk motherboard server)
  4. Konektor 6-pin PCIe  (untuk kartu grafis jenis PCIe)
  5. Konektor floppy (untuk floppydisk drive)
  6. Konektor SATA (untuk hardisk / optical drive berjenis sata) 

Jenis Power Supply

A. Power Supply jenis AT

Power supply yang memiliki kabel power yang dihubungkan ke motherboard terpisah menjadi dua konektor power (P8 dan P9). Kabel yang berwarna hitam dari konektor P8 dan P9 harus bertemu di tengah jika disatukan.
Pada power supply jenis AT ini, tombol ON/OFF dihubungkan langsung pada tombol casing. Untuk menghidupkan dan mematikan komputer, kita harus menekan tombol power yang ada pada bagian depan casing. Power supply jenis AT ini hanya digunakan sebatas pada era komputer pentium II. Pada era pentium III keatas atau hingga sekarang, sudah tidak ada komputer yang menggunakan Power supply jenis AT.

B. Power Supply jenis ATX

Power Supply ATX (Advanced Technology Extended) adalah jenis power supply jenis terbaru dan paling banyak digunakan saat ini. Perbedaan yang mendasar pada PSU jenis AT dan ATX yaitu pada tombol powernya, jika power supply AT menggunakan Switch dan ATX menggunakan tombol untuk mengirikan sinyal ke motherboard seperti tombol power pada keyboard.

6. Motherboard / Mainboard
 
Motherboard adalah Perangkat keras utama pada komputer yang merupakan Induk pada komputer, karena Seluruh Komponen komputer berhubungan ke Motherboard semua, dari RAM, PROCESSOR, HARDDISK, dan komponen lainnya. Motherboard berfungsi untuk menguhubungkan komponen yang satu dengan komponen yang lainnya. Jenis mainboard semua sama, hanya saja yang membedakannya adalah, kecil besarnya mainboard dan juga socket processornya serta socket pada RAM nya.

Demikianlah sedikit info tentang komponen komputer, mungkin masih banyak lagi komponen yang lain yang belum saya jelaskan di sini. Semoga bisa saya posting lagi di lain waktu.

Saya Rifki, inilah Dunia Blogger :)


Dapat uang melalui internet

0 komentar:

Posting Komentar

Bagaimana menurut Anda? Senang sekali jika Anda mau berbagi pendapat dengan saya di blog ini :)