Hai sobat semua postingan kali ini hanya melanjutkan postingan yang tadi siang ya, dikarenakan tadi waktu nya mepet, jadi saya sambungkan lagi postingan mengenal komputer dengan komponen lainnya, yaitu : RAM, Heatsink, Power Supply, dan Motherboard. ok deh, lansung aja ya, berikut cuplikannya ..
3. RAM (Random Acces Memory) & ROM (Read Only Memory)
3. RAM (Random Acces Memory) & ROM (Read Only Memory)
RAM
adalah Suatu hardware Komputer yang berfungsi menyimpan berbagai data
dan instruksi program, isi dari RAM dapat diakses secara random atau
tidak mengacu pada pengaturan letak data. Data di dalam RAM bersifat
sementara, dengan kata lain data yang tersimpan akan hilang jika
komputer dimatikan atau catu daya (Power Supply) yang terhubung ke
komputer dicabut. RAM juga berfungsi untuk mempercepat kinerja kerja
komputer, semakin besar RAM yang kita pasang ke komputer, semakin cepat
pula kinerja komputer tersebut, ukuran besara RAM adalah Mega byte
sampai Giga Byte, dari ukuran 128MB, 256MB, 512MB, 1GB, 2GB, dan
lain-lain. RAM mempunyai banyak jenis mulai dari :
JENIS-JENIS RAMBerdasarkan cara kerja:
1. Dynamic RAM (DRAM)
*FastPage Mode DRAM (FPM DRAM)
* Extended Data Output DRAM (EDO DRAM)
* Synchronous DRAM (SDRAM)
* Rambus DRAM (RDRAM)
* Double Data Rate SDRAM (DDR SDRAM) (DDR1, DDR2, DDR3)
* Untuk video :
1. Video RAM (VRAM)
2. Windows RAM (WRAM)
3. Synchronous Graphic RAM (SGRAM)
2. Static RAM (SRAM)
ROM mempunyai tugas untuk menyimpan program yang sifatnya tetap atau
permanen, tidak tergantung pada keberadaan arus listrik (nonvolatile),
dan program yang tersimpan dalam ROM mempunyai sifat hanya bisa dibaca
oleh para pengguna komputer. Menyimpan data pada ROM tidak dapat
dilakukan dengan mudah, namun membaca data dari ROM dapat dilakukan
dengan mudah. Biasanya program / data yang ada dalam ROM ini diisi oleh
pabrik yang membuatnya. Oleh karena sifat ini, ROM biasa digunakan untuk
menyimpan firmware (perangkat lunak yang berhubungan erat dengan
perangkat keras).
ROM modern didapati dalam bentuk IC, persis seperti medium
penyimpanan/memori lainnya seperti RAM. Untuk membedakannya perlu
membaca teks yang tertera pada IC-nya. Biasanya dimulai dengan nomer
27xxx, angka 27 menunjukkan jenis ROM , xxx menunjukkan kapasitas dalam
kilo bit ( bukan kilo byte )Data-data biasanya sudah terisi dan
disediakan oleh pabrik perakitnya. Contoh data-data ROM yang sering
muncul adalah saar komputer dihidupkan maka akan terbaca semua
konfigurasi perangkat yang terintegrasi dalam komputer tersebut.
Isi data pada ROM misalnya adalah program Basic Input Output System
(BIOS), yang berfungsi untuk mengendalikan perpindahan data antar
mikroprosesor ke komponen lain yang meliputi keyboard, monitor, printer,
dan lainnya. Program BIOS juga mempunyai fungsi self diagnostic, atau
memeriksa kondisi yang ada dalam dirinya yang dinamakan Power on Self
Test (POST).
- Jenis-jenis ROM
1. Mask ROM
Mask ROM adalah ROM yang tidak bisa ditulis ulang (non-flashable) sehingga tidak dapat di up-grade.
2. PROM (Programmable Read-Only Memory)
PROM merupakan sebuah chip memory yang hanya dapat diisi data satu
kali saja. Sekali saja program dimasukkan ke dalam sebuah PROM, maka
program tersebut akan berada pada PROM seterusnya.
3. EPROM (Erasable Programmable Read-Only Memory)
EPROM (Erasable Programmable Read Only Memory) adalah sebuah ROM yang
dapat diprogram ulang dan dihapus. Berdasarkan proses pengisiannya
terdapat dua jenis EPROM, yaitu UV EPROM dan EEPRb OM. UV EPROM
(Ultraviolet EPROM) membutuhkan cahaya ultraviolet untuk menghapus data
yang ada di dalamnya, sedangkan EEPROM (Electrical EPROM) yang hanya
menggunakan aliran listrik saja dalam menghapus atau mem-program ulang
isinya.
4. EEPROM ( Electrically Erasable Programmable Read-Only Memory)
EEPROM merupakan kependekan dari Electrically Erasable Programmable
Read-Only Memory. EEPROM adalah tipe khusus dari PROM (Programmable
Read-Only Memory ) yang bisa dihapus dengan memakai perintah elektris.
PERBEDAAN RAM dan ROM
Read Only Memory (ROM), berfungsi untuk menyimpan pelbagai program
yang berasal dari pabrik komputer. Sesuai dengan namanya, ROM (Read Only
Memory), maka program yang tersimpan didalam ROM, hanya bisa dibaca
oleh parapemakai.
Random Access Memory (RAM), merupakan bagian memory yang bisa digunakan oleh para pemakai untuk menyimpan program dan data.
ROM bisa diibaratkan sebuah tulisan yang sudah tercetak, dimana
pemakai hanya bisa melakukan pembacaan data yang ada didalamnya tanpa
bisa melakukan perubahan apapun pada tulisan yang ada. ROM biasanya
berisi instruksi/program khusus yang bisa digunakan pemakai untuk
memanfaatkan komputer secara maksimal.
4. heatsink (Kipas pendingin Processor)
Heatsink
merupakan kipas pendingin processor yang berfungsi untuk mengeluarkan
uap panas pada processor dan menggantinya dengan udara segar agar suatu
komputer tetap terjaga suhunya dalam keadaan normal dan tidak melebihi
suhu biasanya. tetapi fungsi itu dapat
terganggu oleh debu yang menempel pada baling-baling kipas pendingin
Processor. Debu tersebut sedikit demi sedikit akan mengurangi kinerja
kipas
pendingin tersebut karena semakin banyak debu yang menempel maka akan
semakin berat putaran pada kipas pendingin. Oleh karena itu diperlukan
perawatan secara rutin untuk membersihkan debu yang menempel pada kipas
pendingin Processor, setidak nya jika terlihat sudah ada debu yang
menempel, segera bersihkan dengan kuas, atau dengan alat yang lainnya.
5. Power Supply
Power
Supply adalah Suatu Hardware (Perangkat Keras) yang berfungsi untuk
mengalirkan arus listrik ke suatu komputer, yang terutama adalah
mainboard karena seluruh komponen komputer berhubungan langsung dengan
mainboard.
Dalam arti lain Power Supply berfungsi untuk mengubah tegangan dari arus AC menjadi
tegangan DC, itu di karenakan hardware di dalam komputer hanya dapat
beroperasi dengan arus DC.
Jenis konektor kabel Power Supply
- Konektor 20/24 pin ATX Motherboard
- Konektor 4 pin peripheral power (untuk periferal seperti Hardisk, CD-ROM, Kipas)
- Konektor 4/8 pin 12V (untuk motherboard server)
- Konektor 6-pin PCIe (untuk kartu grafis jenis PCIe)
- Konektor floppy (untuk floppydisk drive)
- Konektor SATA (untuk hardisk / optical drive berjenis sata)
Jenis Power Supply
A. Power Supply jenis AT
Power supply yang memiliki kabel power yang dihubungkan ke motherboard terpisah menjadi dua konektor power (P8 dan P9). Kabel yang berwarna hitam dari konektor P8 dan P9 harus bertemu di tengah jika disatukan.
Pada power supply jenis AT ini, tombol ON/OFF dihubungkan langsung pada tombol casing. Untuk menghidupkan dan mematikan komputer, kita harus menekan tombol power yang ada pada bagian depan casing. Power supply jenis AT ini hanya digunakan sebatas pada era komputer pentium II. Pada era pentium III keatas atau hingga sekarang, sudah tidak ada komputer yang menggunakan Power supply jenis AT.
B. Power Supply jenis ATX
Power Supply ATX (Advanced Technology Extended) adalah jenis power supply jenis terbaru dan paling banyak digunakan saat ini. Perbedaan yang mendasar pada PSU jenis AT dan ATX yaitu pada tombol powernya, jika power supply AT menggunakan Switch dan ATX menggunakan tombol untuk mengirikan sinyal ke motherboard seperti tombol power pada keyboard.
A. Power Supply jenis AT
Power supply yang memiliki kabel power yang dihubungkan ke motherboard terpisah menjadi dua konektor power (P8 dan P9). Kabel yang berwarna hitam dari konektor P8 dan P9 harus bertemu di tengah jika disatukan.
Pada power supply jenis AT ini, tombol ON/OFF dihubungkan langsung pada tombol casing. Untuk menghidupkan dan mematikan komputer, kita harus menekan tombol power yang ada pada bagian depan casing. Power supply jenis AT ini hanya digunakan sebatas pada era komputer pentium II. Pada era pentium III keatas atau hingga sekarang, sudah tidak ada komputer yang menggunakan Power supply jenis AT.
B. Power Supply jenis ATX
Power Supply ATX (Advanced Technology Extended) adalah jenis power supply jenis terbaru dan paling banyak digunakan saat ini. Perbedaan yang mendasar pada PSU jenis AT dan ATX yaitu pada tombol powernya, jika power supply AT menggunakan Switch dan ATX menggunakan tombol untuk mengirikan sinyal ke motherboard seperti tombol power pada keyboard.
6. Motherboard / Mainboard
Motherboard
adalah Perangkat keras utama pada komputer yang merupakan Induk pada
komputer, karena Seluruh Komponen komputer berhubungan ke Motherboard
semua, dari RAM, PROCESSOR, HARDDISK, dan komponen lainnya. Motherboard
berfungsi untuk menguhubungkan komponen yang satu dengan komponen yang
lainnya. Jenis mainboard semua sama, hanya saja yang membedakannya
adalah, kecil besarnya mainboard dan juga socket processornya serta
socket pada RAM nya.
Demikianlah sedikit info tentang komponen komputer, mungkin masih banyak lagi komponen yang lain yang belum saya jelaskan di sini. Semoga bisa saya posting lagi di lain waktu.
Saya Rifki, inilah Dunia Blogger :)
Demikianlah sedikit info tentang komponen komputer, mungkin masih banyak lagi komponen yang lain yang belum saya jelaskan di sini. Semoga bisa saya posting lagi di lain waktu.
Saya Rifki, inilah Dunia Blogger :)






0 komentar:
Posting Komentar
Bagaimana menurut Anda? Senang sekali jika Anda mau berbagi pendapat dengan saya di blog ini :)